Pemkab Labuhanbatu Apresiasi Zikir Akbar TNAJ sebagai Benteng Spiritual Umat

LABUHANBATU, TNAJ.OR.ID – Zikir Akbar dan Halal Bihalal Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah (TNAJ) di Kabupaten Labuhanbatu menjadi ruang pertemuan ulama dan umara di Masjid Raya Al-Ikhlas Ujung Bandar, Rantauprapat, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang digelar Pengurus Cabang Majelis Mursyidin TNAJ Labuhanbatu bersama Pemerintah Kabupaten dan Forkopimda ini dihadiri ratusan jamaah dari berbagai daerah menyatu dalam zikir dan doa, serta mempererat silaturahmi dalam suasana halal bihalal.

Hadir dalam kegiatan ini Guru Besar Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah, Almukarrom Buya DR Syekh Muhammad Nur Ali Alkholidi, S.Ag., M.Hum., bersama Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu, dr. Maya Hasmita dan H. Jamri, ST, serta unsur Forkopimda.

Turut hadir Ketua Umum Majelis Fatwa TNAJ, Tuan Guru SM Anwar Sazali Alkholidi, M.Pd., Ketua Umum Pimpinan Pusat Majelis Mursyidin TNAJ, Tuan Guru Dr. SM Munawar Kholil Alkholidi, S.Th.I., M.Pd.I., beserta jajaran pimpinan wilayah dan cabang dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari unsur pemerintah daerah, tampak hadir jajaran OPD, anggota DPRD, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu, Dr. H. Asbin Pasaribu, S.Ag., Ketua MUI Kabupaten Labuhanbatu dan lainnya

Pertemuan ini tidak sekadar seremoni keagamaan, tetapi menjadi ruang strategis mempertemukan ulama, umara, dan masyarakat dalam satu ikatan spiritual.

Seluruh unsur hadir bersama jamaahnya, kemudian dipersatukan dalam zikir, doa, dan silaturahmi.

Mengusung tema “Halal Bihalal sebagai Momentum Peningkatan Kualitas Kesadaran Spiritual Manusia Modern”, kegiatan ini menegaskan pentingnya membangun kesadaran spiritual sebagai fondasi kehidupan.

Bupati Labuhanbatu, dr. Maya Hasmita, melalui Wakil Bupati H. Jamri, ST, menyampaikan apresiasi atas peran TNAJ dalam menjaga kondusivitas daerah, memperkuat kerukunan umat beragama, serta mendukung program pemerintah daerah.

“Zikir Akbar ini merupakan benteng spiritual. Pembangunan daerah tidak hanya fisik, tetapi juga membutuhkan pembangunan mental dan spiritual masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Mursyidin TNAJ, Tuan Guru Dr. SM Munawar Kholil Alkholidi, menegaskan bahwa kesadaran spiritual tidak berhenti pada praktik lahiriah, tetapi harus menyentuh makna hidup dan hubungan manusia dengan Tuhan.

“Kesadaran spiritual melampaui aspek lahiriah. Ia hadir dalam kedamaian batin, pengenalan diri, serta pengamalan nilai kasih sayang dan etika dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

Tuan Guru Munawar Kholil juga menekankan pentingnya menghadirkan dakwah yang solutif di tengah masyarakat.

“Dakwah harus membangun kebersamaan, menghadirkan cinta, serta memperkuat persaudaraan di tengah umat,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara mursyid, unsur Forkopimda, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara ulama dan umara semakin diperkuat. Zikir Akbar dan Halal Bihalal ini menjadi langkah nyata dalam menebar nilai cinta, memperkokoh persatuan, serta membangun kesadaran spiritual umat di tengah kehidupan masyarakat.

Kontributor: Adi Tarmizi 

Add a Comment

Your email address will not be published.

Pondok Pesantren Darusshofa

AYO MONDOK
PENERIMAAN SANTRI BARU

IBS Marjanul Qalbi

AYO MONDOK
PENERIMAAN SANTRI BARU