Rumah Ibadah Suluk Darus Shofa merupakan pusat spiritual dan pendidikan yang terletak di Jalan Lintas Pekanbaru, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Rumah ibadah ini didirikan pada tahun 1993 oleh Buya DR. Syekh Salman Daim, sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah jamaah Thariqat Naqsyabandiyah di kawasan Jalan Pekanbaru – Dumai Km 87.

Pembangunan sarana dan prasarana ibadah dimulai pada tahun 1999, dan hingga kini, kompleks ini telah berkembang dengan luas mencapai 3.500 m², menyediakan fasilitas ibadah suluk yang memenuhi standar pelayanan bagi jamaah.

Selain sebagai pusat ibadah, dalam kompleks ini juga berdiri Pondok Pesantren Darus Shofa, yang awalnya didirikan sebagai wadah pengajian dan persulukan Thariqat Naqsyabandiyah. Seiring perkembangannya, pada tahun 1999, pesantren ini mulai mengelola madrasah secara mandiri di bawah Yayasan Pesantren Darus Shofa.

Pada tahun 2016, Pesantren Darus Shofa bergabung di bawah naungan Yayasan Doktor Syekh Salman Daim, yang berpusat di Simalungun, Sumatera Utara. Untuk wilayah Provinsi Riau, Rumah Ibadah Suluk Darus Shofa saat ini dipimpin oleh Buya Anwar Sazali, M.Pd, sementara lembaga pendidikan Pondok Pesantren dipimpin oleh Ramli, M.Pd.I. Adapun kepemimpinan di tingkat pendidikan terdiri dari:

  • Madrasah Tsanawiyah: Legimin, S.Sos.I (Kepala Madrasah)
  • Madrasah Aliyah: Sufriadi, M.Pd.I (Kepala Madrasah)

Sebagai bagian dari pengembangan pendidikan, pada tahun 2017, dilakukan perombakan sistem pendidikan dan kurikulum. Salah satu kebijakan utama adalah mewajibkan seluruh santri untuk mukim (tinggal di asrama) guna menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih intensif. Pondok pesantren ini kini berfokus pada pembelajaran kitab kuning, yang bertujuan mencetak santri dengan pemahaman agama yang mendalam serta meningkatkan kualitas pengembangan spiritual.

Rumah Ibadah Suluk Darus Shofa tetap berperan sebagai pusat pengajaran, ibadah, dan suluk bagi jamaah serta santri yang ingin memperdalam ajaran Thariqat Naqsyabandiyah dengan sistem pendidikan yang lebih terstruktur dan berorientasi pada pemahaman agama yang kuat.