Dakwah TNAJ di Jambi Kian Meluas, Warga Kerinci Ramai Baiat Amalan Zikir

SUNGAI PENUH, TNAJ.OR.ID – Perkembangan dakwah Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah (TNAJ) di Provinsi Jambi terus menunjukkan peningkatan. Masyarakat di Kabupaten Kerinci tampak antusias, bahkan berbondong-bondong mengambil baiat amalan zikir.

Ini dibuktikan dengan ramainya masyarakat mengikuti pengajian di Halqo TNAJ Desa Pengasih Lama, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, Sabtu (11/4/2026) malam.

Pengajian ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Majelis Mursyidin TNAJ, Tuan Guru Dr. SM Munawar Kholil Alkholidi, S.Th.I, M.Pd.I.

Kehadiran beliau disambut hangat oleh masyarakat setempat, mulai dari Desa Pengasih Lama hingga wilayah Sungai Penuh.

Warga mengaku bersyukur atas kehadiran Tuan Guru di daerah mereka. Hal ini tidak terlepas dari latar belakang leluhur masyarakat setempat yang telah lama menjadi pengamal Thariqat Naqsyabandiyah.

Jejak itu masih terlihat dari keberadaan rumah ibadah suluk yang telah berusia lebih dari 100 tahun di kawasan tersebut.

Dalam pengajian ini, Tuan Guru Dr. SM Munawar Kholil Alkholidi memimpin tawajuh bersama jamaah. Beliau juga membimbing amalan zikrullah sekaligus mengajarkan kafiat atau tata cara serta syarat-syarat berzikir yang benar.

Dalam tausiyahnya, Tuan Guru Munawar Kholil menekankan pentingnya zikir sebagai solusi dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.

“Yang menjadi masalah itu sebenarnya hati kita. Dengan zikir, setiap masalah ada jawabannya. Selama kita masih melibatkan Allah dalam kehidupan, maka Allah pula yang akan menyelesaikan setiap urusan kita,” ujarnya.

Tuan Guru Munawar Kholil mengingatkan, jika seseorang mulai merasa mampu dan tidak lagi melibatkan Allah dalam kehidupannya, maka ia akan dibiarkan menghadapi persoalannya sendiri.

Lebih lanjut, Pimpinan Ponpes Marjanul Qalbi Rimbo Bujang, Jambi, ini menegaskan pentingnya memperbaiki tata cara berzikir.

“Perbaiki dulu cara berzikir kita, mulai dari kafiat, tata cara hingga syarat-syaratnya. Ini penting agar amalan yang dilakukan benar dan memberikan dampak,” jelas Tuan Guru Dr SM Munawar Kholil.

Tuan Guru juga mengajak jamaah untuk meluruskan niat dalam berthariqat, yakni untuk mengenal Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya.

“Jika tujuan ini sudah tercapai, maka yang lain tidak lagi menjadi hal utama. Inilah kebahagiaan dunia dan akhirat,” sebut Tuan Guru.

Pengajian ini berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, dengan harapan membawa keberkahan serta manfaat bagi seluruh jamaah yang hadir.

Kontributor: SM Muhammad Fahmi Salim

Add a Comment

Your email address will not be published.

Pondok Pesantren Darusshofa

AYO MONDOK
PENERIMAAN SANTRI BARU

IBS Marjanul Qalbi

AYO MONDOK
PENERIMAAN SANTRI BARU