Buya Syekh Muhammad Nur Ali Hadiri Milad Ke-6 Majelis Zikir Darul Mukhlisin Langkat

LANGKAT, TNAJ.OR.ID – Guru Besar Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah (TNAJ), Buya DR. Syekh Muhammad Nur Ali Alkholidi, S.Ag., M.Hum., menghadiri peringatan Milad ke-6 Majelis Zikir Darul Mukhlisin di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Ahad (2/8/2026).
Perayaan milad ini dihadiri para Syekh Muda, Khalifah, Syarifah, tokoh masyarakat, pemerintah desa, serta ratusan jemaah yang memadati lokasi acara untuk mengikuti rangkaian zikir, doa bersama, dan tausiyah.
Dalam bimbingan dan arahannya, Buya DR. Syekh Muhammad Nur Ali menekankan pentingnya menjaga persatuan dan sinergi yang selama ini telah terbangun di tengah masyarakat.
Menurut Buya, keberadaan majelis zikir harus mampu menjadi perekat umat melalui kerja sama yang harmonis antara tokoh agama, tokoh adat, dan pemerintah.
“Perjalanan yang panjang dalam membangun satu kesatuan umat di Majelis Zikir Darul Mukhlisin, antara tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah desa, harus terus dipertahankan dan dijaga demi kemaslahatan serta kemajuan umat,” sebut Buya DR Syekh Muhammad Nur Ali.
Buya berharap semangat kebersamaan yang telah tumbuh selama enam tahun perjalanan Majelis Zikir Darul Mukhlisin dapat terus dipelihara sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pengurus Majelis Zikir Darul Mukhlisin, Syekh Muda Abdullah Sani, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Milad ke-6 yang dihadiri langsung oleh Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah Buya DR Syekh Muhammad Nur Ali.
Menurutnya, kehadiran sang guru menjadi motivasi besar bagi seluruh jemaah untuk semakin mencintai guru, menjaga adab, dan istiqamah dalam mengamalkan ajaran Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah.
“Semoga melalui milad ini, kecintaan jemaah kepada guru dan perguruan semakin kuat serta menjadi penyemangat untuk terus beribadah dan berdakwah,” ujarnya.
Sementara itu, Syekh Muda Ali Permadi yang hadir mewakili jemaah menyampaikan bahwa pesan Buya mengenai sinergi tiga pilar memiliki makna yang sangat mendalam.
Menurutnya, konsep tersebut menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis, membiasakan diri untuk terus belajar, menerima perbedaan, serta menilai setiap persoalan dengan penuh kebijaksanaan.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Perhiasan, Mujiono. Ia menilai keberadaan Majelis Zikir Darul Mukhlisin telah memberikan kontribusi positif dalam membina kehidupan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan.
Menurutnya, majelis zikir tidak hanya menjadi tempat memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah yang mampu mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan moral dan ketenteraman warga desa.
Rangkaian peringatan Milad ke-6 ditutup dengan doa bersama. Seluruh jemaah berharap Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah terus berkembang, melahirkan generasi yang berakhlak mulia, serta semakin luas memberikan manfaat bagi umat, khususnya di Kabupaten Langkat dan berbagai daerah di Indonesia.
Kontributor: SM Khairul Iman